Painan - Dalam upaya meningkatkan wawasan dan menanamkan budaya literasi sejak usia dini, TK Bustanul Athfal Sayang Amai, Kecamatan Surantih, menggelar kunjungan edukasi ke Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten pada Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah inovatif sekolah dalam memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual secara langsung di luar ruang kelas, tiba di lokasi pada pagi hari, rombongan siswa dan guru disambut hangat oleh tim perpustakaan kabupaten. Para siswa tampak antusias saat dipandu untuk menjelajahi Galeri Arsip Kabupaten. Di galeri ini, anak-anak mendapatkan edukasi ringan namun bermakna mengenai bukti-bukti sejarah dan dokumen daerah, membuka wawasan mereka tentang masa lalu daerahnya.
Salah satu Guru TK Bustanul Athfal Sayang Amai, menyampaikan bahwa metode pembelajaran di luar kelas ini dirancang khusus untuk merangsang motorik dan rasa ingin tahu anak. "Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar mengenali huruf di dalam kelas, tetapi juga merasakan langsung suasana perpustakaan yang menyenangkan. Dengan melihat galeri arsip, kami berharap mereka mulai mengerti bahwa lingkungan tempat tinggalnya memiliki cerita dan sejarah yang berharga," ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Tidak hanya berkeliling galeri, kegiatan edukasi ini juga dikemas dengan sangat menarik. Para siswa diajak untuk menonton penayangan video edukasi interaktif yang disesuaikan khusus dengan tahap perkembangan anak usia dini. Suasana riang gembira dan celoteh penasaran terdengar saat anak-anak merespons tayangan tersebut.
Selain itu, tim perpustakaan turut mengambil peran dengan memperkenalkan berbagai koleksi buku cerita anak yang penuh warna. Mereka juga memberikan pemahaman dasar kepada para siswa mengenai tata cara memanfaatkan fasilitas perpustakaan dengan baik, seperti cara meminjam buku dan menjaga ketenangan.
Menanggapi kunjungan ini, Kepala Bidang Perpustakaan Kabupaten, menyambut positif inisiatif sekolah tersebut. "Perpustakaan masa kini bukan lagi sekadar tempat menyimpan buku yang kaku. Kami terus mengembangkan fasilitas yang ramah anak. Melihat antusiasme luar biasa dari anak-anak TK Bustanul Athfal hari ini sangat membahagiakan kami, karena budaya membaca dan literasi memang harus dipupuk saat mereka berada di usia emas," jelas beliau.
Melalui kunjungan edukasi ini, diharapkan rasa cinta membaca dapat terus tertanam pada diri siswa. Langkah kecil pada 11 Februari 2026 ini menjadi pondasi penting untuk mencetak generasi masa depan yang literat, cerdas, dan menghargai nilai-nilai sejarah sejak usia muda.
Penulis: kevin julianda